Kamis, 25 Juni 2015

PERKEMBANGAN

D. Perkembangan
Perkembangan zaman menyebabkan teknologi komunikasi terus berkembang pesat.Banyak media yang telah digunakan untuk mendukung penyampaian pesan. Dari mulai media yang sangat tradisional, banyak yang menggunakan kentongan, bedug, angklung, wayang, api unggun ataupun calung, tetapi sekarang, di perkotaan sudah hampir tidak terlihat penggunaannya. Sedangkan yang tradisional adalah surat kabar, radio, dan televisi. Media ini masih banyak digunakan dan efektif untuk menjangkau dari berbagai kalangan.
Media yang terakhir, yang sedang naik daun dan marak digunakan adalah media kontemporer yang ditujukan untuk masyarakat yang mempunyai mobilitas tinggi.Media kontemporer terbagi dalam tiga bagian. Yang pertama adalah media massa online, yaitu newspaper online, magazine online, digital radio, dan digital television. Newspaper online dan magazine online adalah koran dan majalah dalam bentuk soft copy, sehingga bisa dibaca dengan praktis dan dimana saja hanya dengan sambungan internet. Sedangkan digital radio dan digital television yang juga ditujukan untuk target yang sama digunakan untuk menonton televisi dan mendengarkan radio secara streaming menggunakan komputer atau laptop melalui sambungan jaringan internet. Yang kedua adalah media non-massa online, yang terdiri dari chatting, teleconference, dan videoconference. Media ini dapat digunakan oleh dua orang atau lebih yang dilakukan melaui telepon atau jaringan internet dan memungkinkan penggunanya dapat saling melihat (videoconference) dan mendengar apa yang sedang dibicarakan.
Media kontemporer yang terakhir adalah social media online. Banyak riset menunjukkan bahwa dengan menggunakan media sosial bisa membantu PR membangun hubungan yang lebih kuat dengan khalayak karena sekarang banyak orang menggunakan sosial media seperti facebook dan twitter dengan frekuensi yang cukup sering. Dalam sosial media, PR bisa lebih mudah menyampaikan informasi tentang event yang dilakukan perusahaan, berkomunikasi secara langsung dengan khalayak, dan mengetahui tanggapan khalayak mengenai perusahaan tersebut.Sudah banyak hasil-hasil nyata yang didapatkan dari penggunaan sosial media untuk PR.
Media kontemporer yang bersifat online lebih populer dengan sebutan cyber PR, yaitu .pelaksanaan kegiatan PR dengan menggunakan fasilitas jaringan internet.Internet dimanfaatkan karena dapat menjangkau masyarakat luas dan di seluruh dunia, sehingga dengan adanya teknologi internet, dunia menjadi lebih sempit dan ini adalah kesempatan yang bagus untuk memudahkan PR bekerja.Cyber PR yang banyak digunakan adalah e-mail, mailing list. Dengan menggunakan ketiganya, seorang Public Relations Officer diharapkan bisa menjaga hubungan yang baik dengan publik eksternal perusahaan. Selain untuk menjaga hubungan baik, e-mail bisa digunakan untuk mencari informasi, dan sarana publikasi. Sedangkan mailing list, digunakan untuk publikasi sesuai dengan target perusahaan dengan cara memasukan sebuah artikel berisi press release menenai perusahaan. Dengan begitu, para anggota milis akan mendapatkan seluruh informasi dengan mudah.
Kehadiran teknologi komputer dan teknologi komunikasi khususnya selalu mengiringi perkembangan sejarah PR. Hingga muncul teknologi Web 2.0, dengan segala kelebihannya, menjadikan tugas dan fungsi humas menjadi lebih efektif dan meluas. terutama sekali ditunjang oleh berbagai perangkat seperti email, kartu nama elektonik,autoresponder, dan juga direct mail dan masih banyak lagi seperti blog, media sosial, dll.
Sejumlah perangkat tersebut diatas merupakan sarana yang efektif untuk membangun dan meruntuhkan reputasi. Email sebagai alat komunikasi untuk membangun komunitas online, menjual produk, dan menyediakan pelayanan konsumen yang baik. Melalui media sosial, humas bisa langsung mendapatkan respon atau umpan balik dari komunikasi yang dilakukan atau disampaikan kepada publiknya, sehingga terjalin komunikasi dua arah yang lebih signifikan.
Dengan teknologi yang canggih seperti ini, PR diharapkan dapat membuat image perusaan menjadi lebih kuat.PR tidak hanya berperan untuk publik eksternal saja, tetapi juga untuk membangun komunikasi antara manajemen dengan karyawan perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar